Dilematis Pedagang Kuliner Di Kompleks Puri, Antara Pungutan Liar Versus Satpol PP

  • Whatsapp
banner 468x60

media-istana.com , Jakarta. 

Begitulah kenyataan pahit yang dialami para pedagang kuliner kelas bawah di lingkungan komplek Puri Jakarta Barat, dimana kesehariannya berdagang banyak mengalami beban mental dan moral, Jumat 1/10/21.

Himpitan ekonomi keluarga di rumah pada masa pandemi ini menjadi mendesak, hingga mental mereka pun menjadi kuat untuk tetap bertahan hidup dengan berdagang di lingkungan komplek itu.

” Ya begitulah kesehariannya, kami selalu mengandalkan kebaikan Satuan Polisi Pamong Praja ( Satpol PP) Walikota Jakarta Barat, agar bisa berdagang di tempat ini, walau kami paham, mungkin mengganggu lingkungan di luar komplek. ” Ujar Khebo Jungle ( nama samaran@red) yang telah lama berdagang di sana walau hanya malam hari saja.

” Kami sadar merusak pemandangan ketika semua berjualan, namun lalu lintas maupun kemacetan pun tidak Ada,kami tertib, sehingga tidak Ada gangguan yang berarti, ” Lanjut nya.

Begitulah kehidupan malam di lingkungan komplek Puri Jakbar, masyarakat kelas bawah yang haus akan destinasi hiburan dan kuliner murah meriah mengunjungi tempat itu dan telah ber langsung lama.

Dibalik itu semua, banyak keluarga yang tertolong dari kegiatan malam tersebut, walau mereka memaklumi banyak pungutan liar yang tidak jelas peruntukannya, mereka tetap bertahan, demi arti kata “Bertahan Hidup”.

( Redaksi).

 

banner 300x250

Pos terkait

banner 468x60

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *