Polrestabes Semarang Bentuk KAMPUNG SIAGA MEMUTUS PENULARAN COVID19

Semarang, Jawa Tengah ; media-istana.com


Polrestabes Semarang kembali perbanyak kehadiran Kampung Siaga Virus Corona Covid-19 di wilayah Kota Semarang.
Seperti halnya Kamis (23/4/2020) ini, Polrestabes Semarang menambah enam Kampung Siaga Virus Corona Covid-19 di sejumlah titik.
Sehingga, total kampung siaga di Kota Semarang kini berjumlah 11.

Dalam kegiatan pembentukan kampung siaga tersebut turut hadir Kabagsumda AKBP Sulasno ( mewakili Kapolrestabes)-Red, AKBP Guki Ginting, SIK,M.Si Kasat Intelkam Polrestabes semarang, Agus.S Sekcam Gajah Mungkur, Supono Lurah Sampangan , Bhabinkamtibmas dan Babinsa kelurahan sampangan, Ketua RW dan Ketua RT Sampangan, ibu-Ibu warga setempat.

Dalam sambutannya Kabag Sumda Polrestabes Semarang, AKBP Sulasno menyampaikan pertama permohonan maaf dikarenakan ada kegiatan lain yang tidak bisa di tinggalkan bapak Kapolrestabes belum bisa hadir di acara ini untuk itu diwakilkan kepada kami, Kampung Siaga Virus Corona Covid 19 ini dibentuk guna memutus rantai penyebaran virus corona.
Selain itu, tambah Sulasno, 11 kampung siaga ini berperan juga untuk memantau pergerakan warga dari luar daerah masuk ke kampung tersebut.

“Ini pembentukan kampung siaga tahap 2, Sebelumnya, kita bentuk 5 kampung siaga.

Kini, ditambah 6 kampung sehingga total berjumlah 11 kampung siaga,” kata AKBP Sulasno kepada awak media di sela peresmian Kampung Siaga Covid-19 di Jalan menoreh utara Kelurahan Sampangan tepatnya di gapura bendera lima, Kelurahan Sampangan Kamis (23/4/2020).

Dia menerangkan, enam kampung siaga yang dibentuk hari ini berada di Jalan Kelud Utara Petompon (Gajahmungkur), Gapura Jalan Menoreh Utara XII RT 1 RW 5 Sampangan (Gajahmungkur), Balai RW 6 Ngesrep (Banyumanik), Gapuro RT 1 RW 2 Meteseh (Tembalang), Perumahan Korpri Klipang RT 2 RW 7 Sendangmulyo (Tembalang), dan Taman Virgin Parang Kusumo Tlogosari Kulon (Pedurungan).

Dalam hal ini, pihaknya pun turut memberikan alat tempat cuci tangan, ratusan masker, thermo gun, dan handsanitizer bagi masing-masing kampung siaga.

“Jadi, petugas di kampung siaga ini berperan juga memantau warga luar daerah masuk ke kampung.
Warga yang baru masuk Kampung Siaga Virus Corona Covid-19 di Jalan Menoreh Utara XII RT 05/01 Sampangan diminta berhenti untuk mencuci tangan sebelum masuk pemukiman warga

Sementara, Lurah Sampangan, Supono mengungkapkan, petugas kampung siaga nanti akan bersinergi dengan pihak Puskesmas terdekat dan Bhabinkamtibmas Polsek setempat.

Menurut Supono, para petugas kampung siaga ini diminta memperbarui terus data warga pendatang yang masuk ke wilayahnya.
Jika pendatang itu adalah pemudik, maka petugas akan mengharuskan supaya warga tersebut melakukan isolasi mandiri.

“Jika ada pemudik atau pendatang tiba, petugas kampung siaga akan meminta warga untuk mengisi aplikasi Sidatang.

Mereka langsung kami minta isolasi mandiri. Jika pemudik di sampangan membludak, maka kantor kelurahan kami siapkan sebagai tempat isolasi,” terang supono..

 

(Vio Sari.S.E.)