Media-istana.com Kota Tangerang – Pesta demokrasi sudah berlalu Dugaan pelanggaran pada pemilu serentak tahun 2019 bukan hal yang biasa, namun bilamana ada suatu...
  Media-istana.com Kota Tangerang – Pesta demokrasi sudah berlalu Dugaan pelanggaran pada pemilu serentak tahun 2019 bukan hal yang biasa, namun bilamana ada suatu temuan atau bukti akurat prihal dugaan pelanggaran pemilu yang di lakukan oleh salah satu calon anggota legislatif maka masyarakat ataupun dari Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) berhak melaporkan calon anggota legislatif tersebut kepada Bawaslu dengan di lampirkan alat bukti pelanggaranya. Hal ini agar calon legislatif yang melakukan dugaan pelanggaran pemilu segera di tindak tegas oleh Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu), pasalnya pelanggaran dalam pemilu dapat terkena sangsi pidana kurungan penjara dan denda bahkan di terancam di diskualifikasi.Dugaan kecurangan dalam pemilu di dominan dengan pelanggaran Money politic, yaitu dengan membagikan sejumlah uang kepada masyarakat dan meminta imbalan dengan memilih dirinya (oknum caleg tersebut/red). Seperti yang terjadi pada salah satu oknum calon anggota legislatif DPRD Kota Tangerang. Oknum caleg tersebut di laporkan oleh Lembaga Insfestigasi Negara (LIN) dengan dugaan melanggar aturan Undang undang No 7 th 2017 dalam pemilu 2019 dengan dugaan membagi bagikan sejumlah uang kepada masyarakat (money politic) agar dapat memilih dirinya pada pemilu 17April 2019 lalu. Seperti di utarakan dalam UU No7 th 2017 yang mana pelaku Money politic dalam pemilu akan terkena sangsi pelanggaran pidana dengan ancaman kurungan penjara selama 2 tahun sampai dengan 4 tahun dan denda sebesar 36 juta rupiah sampai dengan 48 juta rupiah serta terancam di diskualifikasi dari pencalonanya. Dalam hal ini sangat jelas, dijelaskan bahwa yang di sebutkan dalam UU No7 th 2017, pemberi (pelaku Money politic) yang akan mendapatkan sangsi pidana bukan si penerimanya. Dalam mekanismenya bilamana terdapat sebuah pelanggaran oleh salah satu anggota calon legislatif dalam pemilu yang melakukan dugaan money politic baik membagikan uang, barang atau apapun yang berupa ajakan agar si penerima uang atw barang tersebut memilih dirinya maka masyarakat berhak memberika aduan ataupun melaporkan pelanggaran tersebut kepada Bawaslu. LaporanLembaga Infestigasi Negara ( LIN ) tersebut kepada Bawaslu Kota Tangerang Dengan melampirkan beberapa alat bukti pelanggaran seperti audio visual (rekaman) dan foto pada kamis 23/5/2019. Rekaman audio visual dan foto serta saksi tersebut merupakan syarat formal dan material sebuah perkara aduan atau laporan ke Bawaslu Kota Tangerang. Dengan di laporkanya Caleg DPRD Kota Tangerang tersebut Ke Bawaslu Kota Tangerang dengan Dugaan Money Politic pada saat berkampanye pada pemilu yang lalu oleh Lembaga Infestigasi Negara (LIN) . Dalam keteranganya Sekjen DPP LIN Mohamad Yusuf, SH mengatakan. “Hari ini tepatnya tanggal 23/5/2019 kami atasnama Lembaga Insfestigasi Negara (LIN) mendatangi kantor Bawaslu Kota Tangerang guna melaporkan Salah salah satu Calon legislatif, kedatangan kami ini antara lain perihal melaporkan adanya dugaan indikasi kecurangan dalam pesta demokrasi khususnya PILEG dengan dugaan telah melakukan Money Politik,” ucapnya ” adalah salah satu bentuk kepedulian kami terhadap kegiatan demokrasi, agar berjalan Jurdil dan apabila melanggar, agar si pelaku diberikan sanksi sesuai dengan aturan perundang undangan yang berlaku di negara Indonesia. Hal ini kami lakukan setelah adanya laporan masyarakat ke Lembaga kami, sehingga kami harus meneruskannya dan mengawal laporan tersebut ke pihak yang berwenang yaitu BAWASLU.” terangdia. “Untuk itu Lembaga kami (LIN/red) selalu siap menerima pengaduan ataupun laporan dari masyarakat dalam bentuk apapun sepanjang laporan itu bisa di pertanggung jawabkan, dan bertujuan untuk menjaga ketertiban dan kepentingan masyarakat.Kami harapkan para peserta Pemilu agar selalu mematuhi dan menjalankan semua aturan yg ditetapkan oleh Negara agar nantinya dapat dihasilkan para wakil rakyat atau Pemimpin yg berkualitas untuk masa depan negara Indonesia yang lebih baik.” pungkasnya. Laporan pengaduan Dugaan Money Politic yang dilakukan oknum salah satu Calon legislatif tersebut oleh Lembaga Infestigasi Negara (LIN) di terima dengan baik oleh Bawaslu Kota Tangerang. Dan akan segera di proses laporan tersebut menurut Undang unsang yang berlaku. (Red)

admin

No comments so far.

Be first to leave comment below.

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *