Memahami Peranan Sosok UAS (Ustad Abdul Somad)

*Memahami Peran UAS*

Penutup pesan Ustad Abdul Somad (UAS) kepada Prabowo sore kemarin, Kamis 11 April 2019, sangat mendalam dan bijaksana. Beliau menyampaikan “Apa yang terjadi setelah ini kita serahkan kepada Allah.” Prabowo tentu saja mengamininya.

Bagi saya yang sangat mengidolai UAS, pesan tersebut meneduhkan. Mengingat kekhawatiran yang berkembang di masyarakat, ada upaya untuk mendelegitimasi hasil pemilu, tentu jika hasilnya tak sesuai dengan ekspektasi pendukungnya.

Sejak tahun 1998, kita sudah percaya sistem demokrasi sebagai sistem politik kita. Artinya kuasa rakyat di atas segalanya. Rakyat yang berdaulat memilih Pemimpin yang dianggap layak mengarahkan bangsa ini selama 5 tahun.

Perjuangan banyak tokoh bangsa waktu itu, termasuk Muhammad Amien Rais (MAR) yang membuka celah setiap anak bangsa layak peroleh kesempatan memimpin bangsa ini.

Pilihan ini melahirkan banyak konsekuensi tentunya, tapi karena kita telah menentukan pilihan, tak ada pilihan mundur. Kita harus melanjutkannya dengan penuh optimisme, menutup setiap celah mundurnya demokrasi kita.

Belakangan MAR, menggegerkan publik dengan statemen Beliau untuk menurunkan massa atau people power jika ada kecurangan pemilu. Pesan ini tentu kontraproduktif dengan perjuangan beliau meloloskan demokrasi.

Tak perlu kita bersyak-wasangka panjang lebar, inti dari tulisan ini ingin menyampaikan hormat kepada UAS yang setinggi-tingginya. Beliau bertemu Prabowo, menyampaikan amanah dari ulama dan ummat.

Beliau meminta Prabowo agar bertawakkal terhadap apapun keputusan Allah. Juga memandu Prabowo berdoa agar bangsa kita peroleh pemimpin adil dan amanah. Menolak pemimpin yang akan berkhianat, tak sayang kepada ummat, dan tak takut kepada-nya.

Sikap seperti ini juga yang perlu kita tiru sebagai pengagum UAS, tak perlu marah jika kalah. Karena semua telah terlukis dalam lauhul mahfuz.

Semoga bangsa Indonesia semakin dewasa dalam berdemokrasi.

Aamiin
M IQBAL
JW MEDIA ISTANA KENEGARAAN