AWDI (Asosiasi Wartawan Demokrasi Indonesia), segera lakukan REINFORCEMENT

AWDI segera lakukan Reinforcement Organisasi

Bogor, media-istana.com, Pasca polemik atas munculnya lembaga perkumpulan lain yang juga mengatasnamakan AWDI, maka Dewan Pimpinan Pusat Asosiasi Wartawan Demokrasi Indonesia segera menggelar Rapat Tim Reinforcement Organisasi yang langsung dibpimping oleh Budi Wahyudin, selaku Ketua Umum Definitif hasil reorganisasi yang sudah dilaporkan kepada berbagai pihak terkait.


AWDI, adalah organisasi profesi yang menjadi wadah profesional sumber daya manusia yang berstatus Wartawan. Jadi kalau ada lembaga lain yang juga muncul dengan atas nama AWDI, itu singkatan Aliansi Wartawan Demokrasi Indonesia yang bentuknya perkumpulan atau sejenis dengan Organisasi Masa.
Sedangkan AWDI yang sebenarnya yakni organisasi profesi beranggotakan para Wartawan yang jelas berstatus pekerja pers, sehingga kami secara tegas bahwa AWDI memiliki legalitas profesional yang sudah terdaftar dari Tahun 2002 oleh Dirjen Kesbangpol Kemendagri sebagai lembaga integral pada saat itu, dan secara jelas AWDI tercatat sebagai salah satu lembaga yang membubuhkan Tanda Tangan untuk penyusunan Undang Undang Pers yang kemudian dijadikan patokan industri pers di Indonesia. dimana pada saat munculnya Undang Undang Pers , AWDI jelas memiliki hak kelembagaan organisasi yang termasuk dalam data organisasi wartawan yang tercatat di Dewan Pers.
Saat ini AWDI masuk sebagai bagian dari Majelis Pers yang langsung terkoneksi dengan Dewan Pers Nasional.

AWDI dalam komposisi kepengurusan baru periode 2018-2023 telah ditetapkan dalam Rapat Pimpinan AWDI yang kemudian akan segera kami laksanakan Penguatan Kembali (Reinforcement Organisasi) guna pendataan dan peluncuran program kerja untuk peningkatan kualitas keanggotaan.
Demikian papar Budi Wahyudi, selaku Ketua Umum yang juga di dampingi Sekjen B.Wadja dan beberapa orang jajaran inti di DPP AWDI.

Secara tegas, organisasi akan melaksanakan inventarisasi berbagai administrasi dan aspek legalitas untuk kami tembuskan kepada seluruh stake holder terkait, sekaligus kita tembuskan ke seluruh daerah se-Indonesia. (Red.ANR)